Aku menemukan sebuah mobil biru lengkap dengan pantai dan hantu. Sebuah tempat parkir menasihati seseorang. Jangan menangis. Hidup memang lebih nakal dari tetangga ibumu. Semuanya komedi selama bukan padamu itu terjadi. Lihatlah wajahmu, kau akan beruntung tidak dilahirkan. Realita semakin mirip lagu-lagu pop sedih yang dimainkan dalam mode shuffle tanpa henti berhari-hari. Aku menangis. Akhir-akhir ini aku terlalu banyak tidak membaca. Tapi, wah, unik juga. Ada seorang Jepang (Tokugawa? Kenshin? Shinigami?) yang menangis sambil memotret isi celananya, dan mengizinkan benda itu memanjangkan kaki-kaki mati liturgi yang asyik usil di telinganya. Hai. Selamat siang. Seorang perempuan mengutip namamu. Kau punya istri? O, maaf aku salah tempat. Kira-kira tempat parkir sepeda di mana, ya? Aku ingin meletakkan sepedaku dengan aman di antara kata-kata yang belum pernah siapa pun ciptakan.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar