Kepada sahabat kami, Maleek Jourdan AhmadSyah.
Tak masalah bila pagi ini kau tak jadi menjadi cerita pendek yang ia takuti. Lain kali menjadilah segaris puisi agar seseorang ingin membacanya, membacanya, dan berkali-kali mencintainya. Sebab kau hanya ditulis agar seseorang mengingat ketika lupa, sebab kau tak pernah sengaja terbaca.
2 komentar:
segaris yang hnya dibaca , di r tok
leh ugha gengs
Posting Komentar