Kamis, 03 Desember 2015

Puisi Sepimu

Kepada sahabat kami, Maleek Jourdan AhmadSyah.

Tak masalah bila pagi ini kau tak jadi menjadi cerita pendek yang ia takuti. Lain kali menjadilah segaris puisi agar seseorang ingin membacanya, membacanya, dan berkali-kali mencintainya. Sebab kau hanya ditulis agar seseorang mengingat ketika lupa, sebab kau tak pernah sengaja terbaca.

2 komentar:

Dayu Sinta mengatakan...

segaris yang hnya dibaca , di r tok

Christine Ayu mengatakan...

leh ugha gengs