Setelah kukerjakan rahasia malam ini
—dan esok hari memunguti sisa-sisa terakhir kali
tubuhmu menggetarkan dada yang sepi
Kau akan lekas mempelajari —bahasa, bahasa
dijatuhkan dari tradisi kedua kata-kata
leluhur yang memintamu: memukul yang tertanam
menanam yang terpukul—
tubuhmu.
Kau akan memahami bagaimana itu meledakkanku
Di kamar mandi: kukencingi mata sendiri
setelah matamu dulu tiba
dan tiba-tiba: merapikan dingin di udara
dari mataku; kata-kata kehilangan bicara
Aku tidak akan menjadi ibuku
di jembatan yang belum jadi
selepas lagu kemerdekaan pertama menggigil di tengah badai debu
ia meruntuh dalam mataku: "Kata-kata membawamu pada sebuah peta
menuju pulau yang tidak akan ada."
Kata-kata tidak membenciku —ia mengumpulkan lagi
hal-hal yang seharusnya mati beribu tahun sebelum ini
Itulah sebab aku mencintaimu. membenciku
Setelah lelah kukerjakan rahasia. Malam ini
aku mungkin tak ada lagi
Tidak ada komentar:
Posting Komentar